Inter Milan Terlempar Dari 3 Besar Karena Hasil Imbang Melawan Carpi

Inter Milan Terlempar Dari 3 Besar Karena Hasil Imbang Melawan Carpi

Inter Milan harus berjuang lebih keras jika ingin terus menjaga persaingan di papan atas klasemen sementara Liga Serie A Italia dengan Napoli dan Juventus. Inter Milan Terlempar Dari 3 Besar Karena Hasil Imbang Melawan Carpi ini merupakan sebuah kerugian yang harus diterima oleh anak asuh Roberto Mancini. Sebuah gol yang dicetak oleh Kevin Lasagna di menit 92 membuyarkan harapan para pemain dan tifosi Inter  untuk menambah 3 poin dari pertandingan tersebut. Pemain yang di masa kecil merupakan tifosi setia Inter Milan tersebut mencetak gol di menit 92 untuk menyamakan kedudukan dan menggagalkan kesempatan Inter Milan untuk menjaga jarak dengan Napoli dan Juventus di peringkat 3 besar klasemen Serie A.

Inter Milan Terlempar Dari 3 Besar Karena Hasil Imbang Melawan Carpi

Inter Milan Terlempar Dari 3 Besar Karena Hasil Imbang Melawan Carpi

Melawan tim yang kini berada di peringkat 3 dari bawah, Inter Milan sangat diunggulkan untuk menang mudah dan mendapat tambahan 3 angka dari pertandingan tersebut. Namun sebuah gol Kevin Lasagna di menit 92 mengagalkan harapan Inter dan menjaga harapan Carpi untuk bertahan di Serie A musim depan. Carpi kini mencatat 4 kali pertandingan tanpa kalah meski kini masih tertahan di peringkat ketiga dari bawah. Sedangkan Inter yang kehilangan 2 angka karena hanya mencatat hasil imbang kini harus menerima kenyataan melorot ke peringkat 4. Hasil bagus di Coppa Italia berkat keberhasilan mengalahkan Napoli diharapkan menjadi sumber semangat dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain; namun kegagalan menang dari tim lemah di pertandingan liga memaksa Inter Milan kehilangan tempat di peringkat 3 besar. Hasil imbang ini secara otomatis juga berimbas kepada para pemain betting online yang bermain pada SITUS JUDI ONLINE | POKER ONLINE | CASINO | TOGEL | BOLA – QQ188.COM, karena tentu saja banyak diantara mereka yang lebih menjagokan Inter Milan untuk meraih kemenangan. Karena diatas kertas, Inter Milan hanya melawan tim papan bawah, serta bermain dihadapan publiknya sendiri.

Hasil imbang 1 – 1 tersebut menjadi cerminan ketajaman lini depan Inter yang tengah menurun serta lini belakang yang sering kehilangan konsentrasi di saat – saat penting. Penampilan Mauro Icardi yang tidak konsisten menjadi masalah tersendiri bagi Inter di pertengahan musim ini. Penyerang yang diandalkan di lini depan serta menjadi kapten Inter tersebut terkadang kehilangan sentuhan serta insting mencetak gol sehingga Inter kesulitan mendapat gol. Sementara itu para pemain belakang melakukan kesalahan sederhana namun fatal pada laga melawan Carpi sehingga memudahkan lawan mencetak gol.

Inter Milan Terlempar Dari 3 Besar Karena Hasil Imbang Melawan Carpi

Beberapa pemain Inter Milan memang tampil kurang meyakinkan pada pertandingan melawan Carpi. Salah satunya adalah penjaga gawang Samir Handanovic yang biasanya tampil tenang dan dapat diandalkan di semua situasi saat menghadapi serangan lawan. Penampilan Handanovic di babak pertama terbilang baik; namun gol yang terjadi menunjukkan penjaga gawang tersebut kurang tenang dalam mengantisipasi serangan. Handanovic terlihat mengalami kesalahan bertumpu sehingga memudahkan bola melwati dirinya dan bersarang di gawang yang ia jaga.

Namun menurut pengamat bola dari Sportsbookqq188.net Agen Bola Sbobet dan Bandar Judi Terpercaya Indonesia, menyebutkan bahwa salah satu penyebab penampilan Inter Milan semakin melempem adalah dari penampilan para pemain belakang Inter  tampil kurang meyakinkan ketika menghadapi tim lemah Carpi. Hanya Jeison Murillo yang terlihat tenang dan mampu mengantisipasi tekanan dengan cermat. Bagaimana Murillo bertarung dengan Jerry Mbakogu membuat bek tengah asal Kolombia tersebut pantas mendapat kredit poin tersendiri. Penyerang Carpi tersebut sempat memiliki peluang bagus untuk mencetak gold an Jeison Murillo melakukan tekel keras yang begitu cermat untuk menghentikan Mbakogu. Gol Lasagna terjadi karena para pemain belakang lain terlambat merespon situasi sehingga meninggalkan Murillo mengatasi tekanan Kevin Lasagna sendirian.

Para gelandang bermain cukup baik dalam member suplai lini depan, membantu pertahanan dan mendominasi lapangan tengah untuk menguasai bola lebih banyak. Marcelo Brozovic bermain lugas dan penuh semangat. Kemampuan pemain ini membaca permainan dan semangat tinggi untuk memenangkan duel bola menjadi nilai lebih yang tidak dimiliki delandang Inter yang lain. Felipe Melo menunjukkan sisi positif dirinya dengan bermain tenang dan taktis. Sementara Ivan Perisic bermain offensif dan efektif; tendangan – tendangan jarak jauh yang dilakukan pemain ini juga membuat para pemain belakang Carpi harus ekstra waspada.

Lini depan Inter juga menjadi bagian lain yang memiliki catatan kurang baik. Rodrigo Palacio mencetak satu – satunya gol Inter Milan namun stamina pemain ini terlihat kurang memadai untuk bermain dengan ritme yang tinggi. Sedangkan Mauro Icardi terlihat kehilangan ritme bermain dengan rekan satu tim. Ia seringkali bergerak kearah dan posisi yang menyulitkan kawan untuk mengirim bola sehingga membuat lini depan menjadi kurang efektif bagi kubu Inter Milan.

Roberto Mancini harus bekerja keras, untuk membangun kembali naluri mencetak gol para penyerangnya. Hal ini dikarenakan, pada pertandingan selanjutnya, dimana Inter Milan akan menjalani pertandingan Duel Sengit Derby Milan, melawan rival sekotanya AC Milan.

Ok teman – teman, sekian dulu artikel saya kali ini. Simak juga untuk artikel saya yang selanjutnya ya, dimana saya akan membahas tentang situs BOLAQQ188.COM SITUS BANDAR JUDI BOLA ONLINE DAN AGEN TARUHAN BOLA RESMI INDONESIA.